EMPATLAWANG-ONLINE
Jakarta, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan emas bagi talenta muda Indonesia untuk melanjutkan studi jenjang doktoral melalui program Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional Tahun 2025. Program ini merupakan hasil kerja sama strategis antara BRIN dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai upaya memperkuat kapasitas riset nasional.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Iptek BRIN Edy Giri Rachman Putra, menekankan pentingnya regenerasi dan penguatan SDM riset nasional. “Melalui skema beasiswa ini, BRIN berupaya menjaring talenta terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan doktoral di luar negeri agar mampu menjawab tantangan global dan mempercepat transformasi riset di Indonesia,” ujarnya.
Untuk itulah BRIN melalui Direktorat Manajemen Talenta menggelar sosialisasi program beasiswa ini akan diselenggarakan secara daring pada Senin, 16 Juni 2025 pukul 14.00 WIB melalui tautan https://s.brin.go.id/l/sosialisasibeasiswadoktor dan kanal YouTube BRIN Indonesia. Kegiatan ini terbuka untuk umum, khususnya bagi masyarakat yang berminat melanjutkan studi doktoral dengan fokus bidang riset prioritas nasional.
Dalam sosialisasi tersebut, BRIN dan LPDP akan memberikan penjelasan menyeluruh mengenai ketentuan, persyaratan, serta alur pendaftaran beasiswa. Selain itu, peserta juga akan memperoleh gambaran tentang bagaimana program ini dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi riset berbasis keunggulan nasional.
Beasiswa ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memiliki ketertarikan riset di bidang keanekaragaman hayati, teknologi nuklir, penerbangan dan antariksa, serta kemaritiman. Keempat bidang tersebut merupakan pilar strategis BRIN dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.
Dengan mengikuti program ini, peserta beasiswa diharapkan mampu menjadi pionir riset di bidangnya masing-masing dan berkontribusi langsung dalam menjawab permasalahan bangsa melalui pendekatan ilmiah yang terukur. BRIN juga menggarisbawahi pentingnya hasil riset yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun ekosistem riset yang kuat dari hulu ke hilir, dimulai dari pembangunan SDM unggul hingga pemanfaatan hasil riset dalam kebijakan dan inovasi nasional,” tambah Edy Giri.
Program beasiswa ini bukan hanya memberikan kesempatan studi, tetapi juga membekali penerima dengan jejaring riset global yang dapat dimanfaatkan dalam membangun kolaborasi lintas negara.
Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pendidikan tinggi berbasis riset. BRIN mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang ini sebagai batu loncatan menuju masa depan riset yang lebih kuat dan berdaya saing.
Red.
.jpeg)