IARSI Kunjungan ke Kantor Pusat PT. DBM Cargo & Logistics, Bahas Solusi Strategis atas Tantangan yang Dihadapi Sektor Kargo Udara Nasional.


Empatlawang-online

Jakarta, 29 Januari 2026 - Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) melakukan kunjungan industri ke Kantor Pusat PT. DBM Cargo & Logistics di Jakarta pada hari ini. Rombongan IARSI dipimpin oleh Assoc. Prof. (Hon) R. Beniadi Setiawan, Ph.D. selaku Ketua Umum, didampingi Assoc. Prof. Dr. Degdo Suprayitno selaku Wakil Ketua Umum serta tim sekretariat. Rombongan diterima secara resmi oleh manajemen PT. DBM Cargo & Logistics yang diwakili oleh Hadi Sidik, MBA, General Manager, beserta perwakilan jajaran manajemen perusahaan. Pertemuan ini diselenggarakan dalam suasana resmi namun hangat, bertujuan memperkuat dialog antara asosiasi profesional dan pelaku industri dalam rangka mencari solusi strategis atas tantangan yang tengah dihadapi sektor kargo udara nasional.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung intens, kedua pihak membahas temuan-temuan yang sebelumnya dipublikasikan oleh IARSI mengenai kecenderungan dominasi moda maritim dan dampaknya terhadap penurunan nilai serta volume bisnis kargo udara. Manajemen PT. DBM Cargo & Logistics menegaskan bahwa selain faktor pergeseran modalitas, terdapat hambatan struktural yang signifikan, antara lain tingginya biaya transaksi dan operasi serta kompleksitas regulasi yang mengatur kegiatan logistik udara. Hadi Sidik menyoroti bahwa akumulasi biaya dan beban regulasi tersebut berkontribusi langsung terhadap tingginya tarif airfreight nasional, sehingga mengurangi daya saing kargo udara Indonesia di pasar regional dan global.

Sebagai bagian dari pembahasan solusi, IARSI dan PT. DBM Cargo & Logistics merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang diarahkan pada sinergi lintas pemangku kepentingan. Rekomendasi tersebut mencakup pemberian insentif fiskal yang terarah untuk menurunkan biaya transaksi, percepatan pembangunan infrastruktur umum pendukung logistik udara, serta penyederhanaan dan harmonisasi regulasi antar-institusi yang terkait dengan kegiatan kargo udara. Kedua pihak menekankan pentingnya pendekatan terpadu antara pemerintah pusat, otoritas bandara, regulator, dan pelaku industri untuk menciptakan ekosistem logistik yang efisien, transparan, dan kompetitif, sehingga disparitas antar moda dapat diminimalkan dan konektivitas nasional semakin kuat.

IARSI dan PT. DBM Cargo & Logistics menyatakan komitmen bersama untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya menurunkan biaya logistik nasional hingga mencapai target 12% sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2024–2029. Komitmen ini mencakup dukungan advokasi kebijakan yang pro-investasi dan pro-efisiensi, partisipasi aktif dalam perumusan kebijakan teknis, serta kolaborasi program-program yang dapat mempercepat peningkatan kapasitas dan kapabilitas sektor kargo udara. Kedua pihak juga menegaskan perlunya peran aktif pemerintah dalam memberikan insentif fiskal yang tepat sasaran, mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, serta menyederhanakan tata kelola regulasi agar biaya logistik dapat ditekan tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan kepatuhan.

Sebagai tindak lanjut konkret dari pertemuan hari ini, IARSI dan PT. DBM Cargo & Logistics menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) yang memuat kerja sama dalam program pemagangan industri, pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di bidang kargo dan logistik udara, serta pertukaran informasi ketenagakerjaan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten. MOU ini menjadi wujud komitmen kedua institusi untuk membangun pipeline tenaga kerja terampil, memperkuat kapasitas penelitian dan pendidikan, serta menyediakan data dan informasi yang relevan bagi pembuat kebijakan dan pelaku industri. Kunjungan dan penandatanganan MOU ini diharapkan menjadi langkah awal dari rangkaian kolaborasi berkelanjutan yang mampu mendorong transformasi sektor logistik nasional menuju efisiensi, daya saing, dan pemerataan manfaat ekonomi Indonesia.


Red